Hot!

5 Cara Mengetahui Adonan Roti Sudah Kalis Atau Belum

5 Cara Mengetahui Adonan Roti Sudah Kalis Atau Belum

Saat ingin membuat roti namun tidak tahu caranya pasti hal pertama yang dilakukan adalah mengikuti resep di buku resep masakan. Iya kan !! Biasanya saat mengikuti langkah – langkah dari buku tersebut akan ada instruksi untuk menguleni adonan hingga kalis. Hm, mungkin memang terlihat mudah ya. Namun terkadang hal ini juga membingungkan, sebab yang dimaksud kalis ini yang seperti apa sih?

Biasanya dalam pembuatan roti, donat, martabak, atau makanan lainnya adonan harus benar – benar. Salah satu hal penting agar adonan sempurna adalah adonan harus diuleni sampai kalis agar hasil bisa bagus dan sesuai harapanmu. Proses menguleni baru dapat dihentikan saat adonan sudah kalis dengan sempurna. Lantas bagaimana untuk mengecek adonan, apakah sudah kalis atau belum ?? Tenang nggak usah panik, berikut ini ada hal – hal yang bisa di lakukan. Simak infonya disini :

  • Tekan dan Tarik Adonan

Hal pertama adalah tekan dan tarik adonan. Untuk mengetahui adonan sudah kalis atau belum anda bisa menekan dan menarik adonan. Coba deh tekan atau tarik sedikit adonan yang sudah diuleni, jika adonan tersebut kembali ke bentuk asalnya, berarti adonan tersebut sudah kalis. Jika adonan tidak sobek ketika ditarik cukup panjang, itu juga salah satu tanda jika adonan tersebut sudah kalis. Dengan kata lain, jika adonan sudah elastis hal itu sudah menjadi tanda adonan sudah tidak perlu diuleni lagi.

  • Melarkan Adonan

Hal kedua adalah melarkan adonan. Untuk mengetahui adonan sudah kalis dengan sempurna hal yang perlu di lakukan adalah mengambil adonan, setelah itu tarik dengan kedua tangan sambil melarkan adonan, jika adonan sudah terbentuk adanya serat-serat di dalamnya, itu merupakan tanda adonan sudah kalis atau siap untuk difermentasikan. Jika sudah terlihat serat dan tidak robek, maka adonan sudah kalis dengan sempurna.

  • Bentuk Bola dan Jatuhkan

Hal yang ketiga adalah membentuk bola dan jatuhkan. Cara yang selanjutnya yang bisa di lakukan adalah dengan membentuk adonan bulat menjadi berbentuk bola. Kemudian angkat dan jatuhkan adonan di atas permukaan yang datar. Jika setelah adonan dijatuhkan, bentuknya kemudian tidak berubah itu berarti tandanya jika adonan sudah kalis. Namun begitu dijatuhkan, adonanya langsung berubah bentuk atau langsung rusak, itu berarti adonan belum kalis dan anda harus menguleninya lagi ya.

  • Cubit-Cubit Adonan

Hal yang keempat adalah cubit – cubit adonan. Ladies, untuk mengetahui apakah adonanmu sudah kalis atau belum adalah mencubit – cubit adonan. Adonan yang mulus juga merupakan salah satu ciri adonan yang sudah kalis. Untuk lebih memastikannya lagi, coba deh cubit-cubit adonan. Jika saat adonan dicubit terasa kenyal dan kencang, saatnya untuk berhenti menguleni ya ladies. Sebab itu salah satu tanda jika adonan sudah kalis.

  • Tempelkan di Tangan

Hal yang kelima adalah menempelkan adonan di tanan. Coba untuk menempelkan adonan di permukaan tangan. Jika sudah tidak lengket lagi saat di tempelkan di tangan, berarti adonan tersebut sudah kalis. Atau anda juga bisa menempelkannya di permukaan wadah yang datar, jika adonan tidak lengket maka adonan tersebut sudah siap untuk menjalani proses yang berikutnya.

Pada dasarnya tujuan menguleni adonan ini untuk memperkuat protein gluten didalam adonan agar terbentuk tekstur serta bentuk roti yang lebih bagus dan enak. Jika adonan bisa diuleni dengan sempurna maka hasil dari roti yang akan di buat juga bisa lebih lezart dan nikmat.

Ladies, pastinya sekarang kalian sudah tidak bingung lagi kan untuk memastikan adonan yang diuleni sudah kalis atau belum? Semoga infomasi di atas bermanfaat ya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *